mutiaraku
terangilah jalan
antara bibir gunung
ke kampungku

aku tau
alangkah sulitnya berjalan
dari lembah lembut lehermu
hingga ke rimba rambut hitam
dan berenang di kilatan matamu

tetapi
lesung pipimu akan mengizinkan
pabila kusisir hujung bibirmu
dengan tujuh armada di lautan
dan dada nakhodanya
penuh rindu

‘Alma’ – 20 August 1963

Advertisements